Sayap - Sayap patah

 ~Sayap - Sayap patah~

 

 

Wahai langit …. 

Tanyakan pada-Nya Mengapa Dia menciptakan sekeping hati ini

Begitu rapuh dan mudah terluka

 Saat dihadapkan dengan duri-duri cinta Begitu kuat dan kokoh

Saat berselimut cinta dan asa….

Mengapa Dia menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini  

Mengisi kekosongan di dalamnya Menyisakan kegelisahan

akan sosok sang kekasih Menimbulkan segudang tanya Menghimpun berjuta asa

Memberikan semangat juga meninggalkan kepedihan yang tak terperih 

Mengapa Dia menciptakan kegelisahan dalam jiwa

Menghimpit bayangan …. Menyesakkan dada

Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa

Wahai ilalang …. Pernahkan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini ?

Mengapa kau hanya diam …. Katakan padaku

Sebuah kata yang bisa meredam gejolak jiwa ini

Sesuatu yang dibutuhkan raga ini …. Sebagai pengobat rasa sakit yang tak terkendali

Desiran angin yang gemerisik Seolah ada sesuatu yang ingin ia sampaikan padaku

Aku tak tahu apa maksudnya …. Hanya menduga

Bisikannya mengatakan ada seseorang di sebrang samudera sana yg slalu

Menunggumu dengan setia …. ia sangat Menghargai apa arti cinta

Saat Hatiku terjatuh dan terluka …. Merobek malam menoreh seribu duka

Kukepakkan sayap - sayap patahku …. Mengikuti hembusan angin yang berlalu

Menancapkan rindu ….Di sudut hatinya  yang kubuat beku ….

Dia retak, hancur bagai serpihan cermin Berserakan ….

Sebelum hilang diterpa angin …. Sambil terduduk lemah 

Ku coba kembali mengais sisa hati yg Bercampur baur dengan debu ….

Ingin ku rengkuh dirinya kembali kedalam peluku Ku

ingin ku gapai kepingan hatinya  di sudut hatiku ….

namun aku tak berdaya….

Hanya bayangan yang ku dapat Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya

Tak sanggup kukepakkan kembali sayap ini

Karna Ia telah patah …. Tertusuk duri yang tajam …

Hanya bisa meratap …. Meringis,… Mencoba menggapai sebuah pegangan….

Walaupun ia terus mencoba memelukku dan membawaku terbang tinggi

Namun aku akan tetap terjatuh, karena saat sayapku dipatahkan

Saat itulah aku tidak dapat lagi memegang erat pada setiap sosok yg memelukku

Aku hanya bisa merintih menangis kesakitan karna disetiap rusuk sayapku

Terdapat garis-garis luka yg tak mungkin dapat disembuhkan

Dengan putaran waktu yang singkat….

Hanya satu yg mampu dilakukan sisayap patah ini disisa nafas yg tersisa

Yaitu melepaskan pelukan itu… 

Walaupun sebenarnya ia ingin terbang tinggi meraih satu kebahagiaan

seperti layaknya burung2 yg lain…namun…

Satu pintaku sebelum aku pergi,  izinkanlah aku katakan sebuah kejujuran…

Aku mencintaimu terlalu menyayangimu, begitulah suara detak jantungku

Begitulah suara desah nafasku, yg slalu mengalir dalam jiwaku…

 

walaupun aku tak pernah tau bagaimana mencintaimu…

tanpa harus slalu dihantui masa lalu dan semua mimpi burukku… 

 by: brokhent wing’s girl…

Oktober 25, 2010

Sepenggal puisi cinta untukmu’

 

 

Aku cinta suaramu aku suka kediam-diamanmu

aku salut akan kesabaran dan ketabahanmu

aku sayang senyummu, tatapmu…

 

Tapi aku tak tahu…

apakah aku mencinta jiwamu

apakah aku bersuka atas sikapmu

apakah aku sayang pada hatimu

Aku hanya bisa terpaku..

 

Saat…

Kau ulurkan tanganmu berikan senyummu

bantu aku keluar dari kabut tiada menentu…

Kau tergesa pergi tapi tatapanmu

masih tertinggal di sini…

 

 

 

dalam sepi, ku seru namamu kau, tempat pergiku

bernaung atas sedihku berbagi bebanku

 

dalam diam, ku bayang wajahmu

 

merangkai senyum dan tatapmu mencoba getarkan jiwaku

 

dalam dingin..

ku coba dekap hangat cintamu

 

Senyummu sejukkan jiwaku tatapmu

hangatkan hatiku yang sekian lama tlah membeku

Aku bagai meraih bintang di tengah kegelapan tiada berkesudahan

 

apakah Aku mulai mencinta??

namun…cintaku tertahan dibatu karang

dan terhalang luas samudra…

  

 

 

 

Oktober 17, 2010

Posesif…


 

 

Kau datang hantarkan cinta

tawarkan masa depan bahagia…

aku yang tlah lelah….

di ujung jalan tak menentu…

menyambutmu dengan suka cita

 

 

 

Kau peluk aku hangat

Kau dekap aku erat

begitu erat…begitu kuat…

 Aku kaku… aku beku…

aku sesak…lemah terikat…

 

Sayank…

maaf kalau cerita cinta kita usai…

karena cinta yang indah

tentu tanpa derita

kasih yang positif

pasti takan posesif…

 

Oktober 17, 2010

Kutitip salam rinduku pada Hujan’

 

 

 

 

ketika musim memajang rindunya pada hujan

ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan

aku hanya ingin memelukmu

dari senja hingga subuh tiba

setapak demi setapak kudaki jalan terjal kerisauan

saat tiba di persimpangan ingin kutanggalkan segala ragu

dan rasa bosan

akh…..,betapa kebimbangan

telah berubah menjadi keyakinan.

aku yakin akan ketulusan cintamu

tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku’

aku tak pernah berpaling darimu’

Oktober 14, 2010

“Ketika Cinta Telah Ternoda” Bag II.

 

Semilir angin menjelang sore menghembus dari kisi-kisi jendela rumah kayu nenek dengan sejuknya. Segelas teh manis hangat buatan bi euis, tanteku, kuteguk dengan perlahan. Tubuhku masih terasa lemas gara-gara hampir seluruh isi lambungku terkuras karna aku smpat muntah2 lagi tadi pagi dan sampai sekarang perutku tidak kemasukan makanan sedikitpun.

 Aku tidak lapar, nafsu makanku beberapa hari ini sangat buruk malah mndadak lenyap

Kecuali cairan infusan yg masuk kedalam tubuhku, karna tiga hari aku tinggal di rumah sakit,

Dan hari ini aku memaksa ingin pulang karna aku sudah tidak betah dengan suasana disana.

Aku rindu dengan kampung halaman nenekku didaerah sukabumi, kota yg sangat nyaman dan asri,

Didepan rumah nenek yg terbuat dari bambu , ada sebuah sungai yang mengalir indah,

Dan dibelakang rumahnya ada banyak sawah yg hijau luas trbentang dan beberapa kebun sayur - sayuran,

suasana yg membuat pikiranku merasa tenang dan damai,

Jauh dari kebisingan dan hiruk pikuk suasana kota Jakarta.

 Aku tidak ingat apa yg terjadi denganku sore itu, saat aku menegak

Terlalu banyak tablet pil obat Tidur yg memang ada dalam laci meja kamarku

setelah itu pandanganku kabur dan aku tidak ingat apa- apa lagi

 jelasnya aku tak tau ada dimana saat aku terbangun mama sedang menangis

dipinggir tempat tidurku ada om dan tante juga disana, aku baru sadar kalau aku tengah

berbaring diranjang rumah sakit dan aku meraba wajahku masih terasa hangat

ya aku belum mati, karna tuhan baik

masih mau memberikanku satu kesempatan lagi untuk memperbaiki

semua kesalahan yg pernah kuperbuat, kini aku tau mati bukanlah hal yg mudah

aku menyesal melakukan hal yg sia- sia karna emosi sesaat dan aku khilaf

 

pagi tadi Dokter memang sempat tidak memperbolehkan aku pulang tapi

Aku tetap memaksa, dan menangis aku cabut jarum infusan yg ada ditanganku,

Dan memaksa pulang hari itu juga, akhirnya mereka menyerah dan mama berhasil membawaku pulang

Walau dokter itu sempat berkata jika terjadi apa-apa denganku nanti itu diluar tanggung jawabnya.

Aku hanya tersenyum kecil dan aku janji sama mama akan minum obatnya sampai aku sembuh

Aku merasa tubuhku sudah cukup kuat, walau untuk berjalan aku masih sempoyongan

Dan perlu mama dan tante untuk membantu memapahku berjalan

 

Perjalanan yang kulalui hari ini memang lumayan melelahkan. sebelum akhirnya mencapai sebuah  desa di kaki bukit yang indah. Untung saja Mamah Dan tante,  cukup memaklumi kondisiku dan dengan telatennya mereka mengurusku selama perjalanan hingga sampai di rumah nenek.

 Sedari tadi nenek memang sudah kelihatan sangat kuatir dengan kondisiku. Ah, nenek, beliau masih saja penuh perhatian dan kasih sayang pada anak-anak dan cucu-cucunya. Kerutan-kerutan di wajahnya dan rambutnya yang telah memutih itu semakin menggambarkan kearifan dan kebersahajaannya, aku semakin mengaguminya. lalu

 Nenek mengelus rambutku dan serentak aku memeluknya

Tanpa berkata Aku menangis dalam pelukan nenek, mamah dan tante pun ikut menangis

Suasana haru meliputi kami sore itu, nenek tidak bertanya apapun padaku

Mungkin mamah sudah menceritakan apa yang terjadi , kenapa aku sampai seperti ini

Nenek Cuma menanyakan apakah aku merasa lebih nyaman sekarang, apakah aku lapar?

Apakah aku butuh sesuatu, akh nenek memang sangat memanjakanku dari aku kecil

Hingga sebesar ini nenek tetap memperlakukanku istimewa sebagai cucu kesayangannya’

 

“makasih Nek. Putri tidak lapar” tukasku pelan smbil tersenyum

 

“Tapi, nek, putri kangen sekali kalau boleh, putri ingin tidur dengan nenek”

Entah mengapa aku tiba-tiba ingin sekali tidur bersama nenek - hal yang sudah sangat lama tak pernah kulakukan, aku benar-benar sedang tak ingin tidur sendiri malam ini. Melihat anggukan dan senyum nenek yang terkembang aku jadi teringat senyuman seseorang yang sebenarnya amat sangat

Kukenal dan kusayangi, yaitu Mamah

 

Malam itu Badanku benar-benar lelah dan tulang-tulangku rasanya mau remuk saja.
Aku merebahkan tubuhku ingin melepaskan semua penat yang ada di tubuh, hati dan pikiranku.

Suara jam kuno di ruang keluarga sudah berdenting dua kali. Sudah memasuki dini hari. Namun mataku belum mau juga terpejam, padahal tubuhku masih lemas dan lelah sekali karena Perjalanan jauh tadi. Bolak-balik mengganti posisi tidur, menatap langit-langit kamar nenek yang masih bergaya rumah kampung ‘tempo doeloe’, memperhatikan raut wajah damai nenek ketika sedang tertidur pulas di sampingku,  membenamkan muka dalam selimut tebal - tak juga mampu membuat pikiranku bisa berhenti melayang-layang hingga ke Jakarta, ke hari itu , hari di mana aku memutuskan untuk pergi meninggalkan semuanya, dan melakukan sebuah kebodohan yg merugikan diriku sendiri

 

Tiba-tiba semua hening. Perih. Ada yang terasa menusuk batinku yang kosong saat itu. Aku kecewa, sedih, bukan karena dia menghianatiku, tapi karena aku merasa diriku adalah wanita termalang didunia.
__,,__
Tangisku…
ia hilang tanpa celah
Harapku…
ia pergi tanpa noda,
biarkan kunikmati kesendirianku
jika itu adalah jalanku…
biarkan kupikul berat bebanku
dengan separuh nafas jiwaku…
karena…
lembah kering,
cinta yang terdampar
adalah hari-hariku…
                                                                                                                             
by: angeL may cry
Oktober 14, 2010

Ketika Cinta Telah Ternoda’

Wanita itu hamil’ suara pringgo terdengar parau…”

Plakk!! Kutampar dia!!! Tanganku gemetar…Mencoba memulihkan tenaga yang masih tersisa.

 Dia mencoba memeluk tubuhku yg hampir terjatuh dilantai’

 “kumohon sayank, maafkan aku”  dia tetap mncoba memelukku walaupun aku menolaknya”

“kubiarkan air mataku tumpah, sambil kusenderkan tubuhku yg terasa lemas pada dinding kamar itu.

“aku janji tidak akan meninggalkanmu aku akan tetap di sisimu sampai kapanpun,

aku hanya akan menikahinya hingga bayinya lahir dan sesudah itu aku akan menceraikannya.

” laki-laki yg kukenal itu mengecup keningku” aku blm dpt brkata spatah katapun.

air mataku terus mengalir dan kekecewaan yg begitu dalam  trpancar didalamnya’

 

 

Aku tau Sepertinya dia ikut merasakan sakit dan pedih hatiku.

Atau mungkin dalam hati ia bersorak sorai atas kehancuranku.

Stelah aku mampu mnguasai diri, kudorong tubuhnya agak kasar mnjauh dariku

Mendadak Jijik aku dgn semua kata cintanya juga dengan janji2 manisnya,

perbuatannya kali ini benar2 tidak dapat aku maafkan lagi’

Setelah berpindah kuliah keluar negri dia berubah menjadi sosok yg tidak kukenal

Dimana lelaki itu lelaki yg kukenal dlu, bukan dia yg sekarang berdiri dihadapanku

‘kau ini monster apa srigala bertopengkan dewa?’

Dia hanya tertunduk lesu, dan dia membisu’

Inikah yg dinamakan cinta, dan inikah bukti janji2 indah itu??

Ayo katakan padaku??

“forgive me honey”

Hanya kata terakhir itu yg kudengar dari mulut manisnya!!

Bulshitt!!

pergi kamu dari kehidupanku, dan jangan hubungi aku lagi

Aku membencimu, kubuka pintu kamar itu lalu kuberlari meninggalkannya.

Dia mengejarku sampai kedepan pagar rumahnya tak ada seorangpun

 

Disana karna orang tua pringgo sedang diluar negri.

dan jalanan sore itu terlihat sepi.

 

 

 

 Dia mencoba memegang tanganku agak kasar’

“Honey masalah ini bisa kita selsesaikan baik2′

Tak ada yg perlu diselesaikan lagi ‘Semuanya sudah jelas,

hubungan kita sudah ber akhir bagiku’

Sejak pertama kamu nodai cinta kita,Dengan penghianatanmu itu’!!!

Dia tetap memegang tanganku dan mencoba menarikku masuk

lagi Kedalam rumahnya, dan aku tetap melawan mncoba mlepaskan tgnku

dri cengkraman tangan nya’

Dasar laki2 tdk punya hati’ lepaskan tangan aku pringgo!!!’

“I’ll never let u go. And u know it I LOVE U!!! Ucapnya’

Akhh persetan dgn kamu lepaskannn atau aku teriak!!!

Biar semua orang tau kebejad an mu!!

Lalu dia melepaskan tanganku dengan kasar’

Terlihat kekesalan dalam matanya’

Kubuka cincin tunangan kami lalu kulempar ketaman dekat rumahnya,

aku tidak memperdulikannya lagi, segera kuberlari kedepan pagar’

 

Dan mmberhentikan taksi yg lewat dpn rumahnya sore itu’

Diperjalanan menuju rumah air mata tak henti2nya meleleh dipipiku

Aku tidak perduli apa pikir pak sopir itu dalam hati’

Yg jelas aku hanya ingin menangis hingga air mata ini habis.

 

 

Sesampainya dirumah aku masuk kamar, menguncinya.

Kubanting semua hadiah pemberiannya dulu, ku robek smua foto2 kami

ya Allah apakah ini awal dari kehancuranku, atau malah awal dari kebahagiaanku

Arrghhh!! Rasanya Aku ingin mati saja, tapi kata itu hanya trdengar sia2,

Aku hanya bisa menangis kujambak rambutku, ku banting diriku ketempat tidur!!

 

Kukutuki pertemuanku dgn lelaki itu, lelaki yg telah menghancurkan semua impianku

Lelaki yg pernah sangat kucinta, namun kini benar2 membuatku benci setengah mati dan

Terlebih lagi membuatku murka dan tak ingin hidup didunia ini.

 

 Benarkah cinta itu suci?atau hanya aku yg terkhianati?

Kini aku merasakannya dalam beku,tak hanya menusuk kalbu,

tapi juga seluruh ragaku, terasa sakit batinku dalam deraan berjuta sembilu.

Walaupun sesungguhnya Kuingin cinta menyatu hapus segala ragu..

meski dalam kelu kini ku akan menutup pintu hatiku..

 

 

 

Kemudian kepalaku terasa sakit, penglihatanku brkunang kunang,

pandanganku mulai kabur dan,

Akhh…aku tidak ingat apa2 lagi :(

 

Bersambung ke bag II.

Oktober 11, 2010

Jangan Kau buka luka lama’

Naluri hatiku…

sedikit terguris selamanya terhiris

Karna ku tau salah’nya hanya padaku

Tiada yang mengerti…

Dan memang tak usah dimengerti.

 

Usah ditanya mengapa kini aku kian menyepi

Tanyalah hati kecilmu mengapa aku begini

Pasti ‘kan ada jawabnya..

 

Cinta..

saat kau buat aku yakin untuk melangkah

namun kau juga beri aku segenggam luka

sehingga cahaya pelangi menjadi api,,

selamat jalan cinta,,

selamat berbahagia di atas luka ku,,

biarkan kata merangkai hati

serupa darah dibalik tirai

kehancuranku…

 

Sayank,

Taukah kau hadirmu kini bagai

pengobat lukaku yang kian parah

Bercinta denganmu suatu pengalaman yg indah buatku

Suara kecupan mesramu yg slalu trngiang ditelingaku

yang membuatku semakin rindu… 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Aku terbius cinta…

ketika bayang wajahmu slalu hadir

dalam tiap bangun & tidurku

walau sukar untuk kunyatakan

Cukuplah hati ini yang mampu mngatakan

Betapa aku menyayangimu..

Oktober 10, 2010

Sinar cinta dimatamu’

sore itu dadaku bergetar terguncang saat ia mnyapaku….
aku yakin aku tak salah baca ataupun bermimpi….
saat ia bilang ia sayank pdaku dan mau jadi pacarku,

ini memang bukan pertama kali’a seorang pria mnyatakan cinta’a padaku
yg slalu aku anggap itu skedar isenk atau main2 dan aku cuek saja,
mungkin perasaanku yg sudah beku sm cwo karna aku prnh terluka,
tapi kali ini berbeda….
ia beda sekali dari laki-laki yg prnh kukenal sblmnya,

periang,humoris,ramah pintar,romantis & juga menarik

hingga mmbuatku kagum akan kpribadiannya….
aku bingung tak tau harus menjawab apa???
ketika tatap mata kita brtemu sorot mata kita beradu
tatapanmu mampu meluluhkan kerasnya hatiku,
bibirku rasanya kaku dan lidahku kelu…
oh tuhan apakah dia pangeran cinta
yg kau pilihkan untukku, untuk mngobati smua luka batinku?
aku tak mengiyakaan ataupun menolaknya, aku hnya ingin trdiam sjenak,
merasakan lelah’a stiap langkah dan tolong berikanku wktu untuk brpikir…
jika mampu aku ingin menatap lekat2 kdalam matanya tuk mncari kjujuran dsana,
aku tak mampu brkata hanya air mata yg trus jatuh mmbasahi pipiku,
betapa ingin kuberikan seuntai senyum termanis yg kupunya…
dan kubiarkan kau mencari apa arti snyuman ini…….
yg akan membuatnya smakin gemas dan penasaran akan jwbanku’
bbrapa hari lalu kupikir rasa ini akan hilang dengan seiring brjlnnya waktu…
namun ternyata tak berubah, aku semakin menyukainya’
esok harinya pun terjadi lagi, dan mmbuat pertahananku porak poranda
ke egoanku slama ini luluhlah sudah ia berhasil mncairkan hatiku yg beku,
ia mampu mmbuatku cemburu, bodohnya aku menangis tnpa sebab ktika

melihatnya digoda wanita lain, ya aku baru mnyadarinya bhwa aku 
‘JATUH CINTA’
jatuh cinta pada someone yg diam2 mncuri hatiku…..’
getaran cinta’a begitu nyata merasuk kedalam sukma…
terasa manis namun menggelisahkan”

‘dedicated’

for my teddy bear luph u 2much’

Oktober 5, 2010

_SaLahku_

 

Satu kali salah….

Aku tidak perduli

Salah kedua….

Aku mulai meratapi

Salah ketiga….

Aku menyesali

Salah keempat…

Tuhan bisakah aku keluar dari sini????

Saat tiada putih yg tersisa, saat semuanya harus ber akhir….

Aku merasa begitu rapuh, dan aku merasa begitu jauh dengannya….

Kemana kumengadu tiada tempat aku berlindung…

Hanya kepadamu ya Allah…..

Februari 19, 2010

Good Thought

GOOD  THOUGHT
 
Today before you think of saying an unkind word
Think of someone who can’t speak


Before you complain about the taste of your food
Think of someone who has nothing to eat
 
Before you complain about your husband or wife
Think of someone who’s crying out to God for a companion
 
Today before you complain about life
Think of someone who went too early to heaven
 
Before you complain about your children
Think of someone who desires children but they’re barren

 
Before you argue about your dirty house; someone didn’t clean or sweep
Think of the people who are living in the streets
 
Before whining about the distance you drive
Think of someone who walks the same distance with their feet

 
And when you are tired and complain about your job
Think of the unemployed, the disabled and those who wished they had your job
 
But before you think of pointing the finger or condemning another
Remember that not one of us are without sin and we all answer to one maker
 
And when depressing thoughts seem to get you down
Put a smile on your face and thank God you’re alive and still around 
 

 
Life is a gift
Live it…
Enjoy it…
Celebrate it…
And fulfill it. 
 
 
 
And while you are at it give love to someone today
Love someone with what you do and the words you say
Love is not meant to be kept locked inside of us and hidden
So give it away “Give Love to someone today!” 
 

 

 

Februari 17, 2010
masih adakah cinta sejati itu… © 2012 --